Mitos seputar kehamilan


  1. MITOS : Saat hamil harus makan dua kali lipat.
FAKTA: saat hamil Anda harus memperhatikan nutrisi dengan makan seimbang. Kebanyakan makan justru menambah besar ukuran dan berat badan Anda dan janin sehingga dapat menyulitkan persalinan.
PENDAPAT : Menurut kami mitos tersebut kurang benar karena jika pada saat hamil ibu harus makan 2 kali lipat akan mengakibatkan Obesitas pada ibu hamil dan hal itu kurang baik bagi kesehatan ibu dan janinnya. ( NEGATIF)
  1. MITOS : Ibu hamil tidak boleh makan daging kambing karena membahayakan janin
FAKTA: jika Anda tidak mempunyai riwayat penyakit kolesterol dan jantung, Anda boleh menyantap daging kambing asalkan dalam porsi sewajarnya, karena daging kambing mengandung kadar purin (lemak jenuh) tinggi yang bisa mempengaruhi metabolisme asam urat. Hal inilah yang berbahaya bagi penderita kolesterol dan jantung.
PENDAPAT : Menurut kami mitos tersebut benar karena jika ibu hamil yang memiliki riwayat Hipertensi maka akan berbahaya bagi kehamilannya jika ia mengkonsumsi daging kambing (POSITIF)
  1. MITOS : Minum air es membuat janin besar
FAKTA: air dengan ataupun tanpa es, sebenarnya tidak memiliki nilai gizi atau energi, sehingga tidak mempengaruhi peningkatan berat badan Anda maupun janin.
PENDAPAT : Menurut kami mitos tersebut tidak benar karena air tidak berpengaruh terhadap besar kecilnya janin (NEGATIF)
  1. MITOS : Minum jamu lebih aman
FAKTA: penelitian terhadap bahan jamu murni pun membuktikan bahwa tidak semua jamu aman, karena dalam bahan jamu (sekalipun dari alam) tentu ada jenis dari tanaman tertentu yang mengandung alkohol dan dapat mempengaruhi rahim sehingga membahayakan janin. Jika Anda ingin mengkonsumsi jamu sebaiknya masih dalam pengawasan dokter.
PENDAPAT : Menurut kami mitos tersebut tidak benar karena tidak semua jamu aman untuk dikonsumsi. Tidak semua jamu terjamin kebersihannya meskipun dikemas dalam kemasan yang rapih . bisa saja di dalamnya terkandung banyak jamur dan kuman yang tidak kasat mata (NEGATIF)
  1. MITOS : Tidak boleh mengurut perut. 
FAKTA: mengurut perut dengan keras dapat menimbulkan stresspada janin dan akan mengganggu pertumbuhannya. Mengurut perut dapat menimbulkan komplikasi apabila sudah ada gangguan pelekatan plasenta, dimana pelekatan plasenta yang rapuh, mudah lepas dan luruh akan mengakibatkan pendarahan.
PENDAPAT : Menurut kami mitos tersebut benar karena pada saat ibu hamil, tidak boleh sembarangan memijat atau mengurut perut apalagi bukan ditangani oleh tenaga yang ahli di bidangnya . Karena akan berbahaya jika dipijat sembarangan ( POSITIF)